Senin, 25 Februari 2019

panggilan anak millennial sering kita dengar-dengar di kalangan remaja saat ini, julukan itu di tulis dalam sebuah buku yang diciptakan oleh dua pakar sejarah dan penulis Amerika yaitu William Strauss dan Neil Howe.
mereka sering menggunakan kata tersebut tapi mereka tidak mengerti apa arti dari millennial tersebut kalangan anak muda yang menghabiskan waktu hidupnya di depan layar smartphone,kegiatan sehari-hari yang mereka lakukan untuk mediasosial dan live streaming membuat para kalangan anak muda millennial lupa akan kehipan yang nyata. setiap apa yang dilakukan, apa yang di fikirkan, apa yang niat mereka sampai sesuatu hal baik yang seharusnya iklas di lakukan tanpa harus di ketahui oleh orang lain selalu di post dalam media sosial. ini menandakan anak millenial gemar akan memamerkan kegiatanya sehari-hari.
Positifnya banyak yang bisa kita ambil tapi tidak bisa di pungkiri berjuta negatif jugak timbul di era millennial ini tergantung bagaimana mereka memanfaakanya.
20% generasi millennial ini gemar dan senang akan berbagi kata sandi media sosial mereka kepada siapapun yang berakibatkan para pelaku kriminal bisa menggetahui kegiatan-kegiatan korbanya. di lain sisi sebagian besar anak muda menggunakan koneksi Wi-Fi publik itu bisa saja mengakibatkan para pencuri jaringan(hecker) bisa menggambil data-data yang ada di sekitarnya dengan cara mengkoneksikan pada satu jaringan.
bagi para steeminian bagaimana menurut kalian tentang era sekarang ini......?
apakah baik atau buruk kalian yang menilainya..





Kamis, 09 November 2017

MENGATASI ANDROID YANG LEMOT DENGAN MENGGUNAKAN CCLEANER


Lemot pada Smartphone sering membuat kita marah,emosi dan kesal akan hal tersebut. Hal yang di timbulkan pada lemot ini sangat membuat kita tidak nyaman pekerjaan jadi susah,komunikasi jadi berkurang, keterlambatan waktu pada saat mengakses aplikasi itu sangat membuat kita tidak nyaman makan itu android mengeluarkan solusi masalah lemot pada adroid yaitu dengan mengunakan Aplikasi Android CCleaner.

Aplikasi yang satu ini memang dapat membantu sekali para pengguna Android dalam mengoptimalkan smartphone mereka. Aplikasi CCleaner sendiri termasuk baru bagi kalangan smartphone android. Beda dengan Aplikasi Android Clean Master yang lebih dulu masuk ke Play Store.

Awalnya aplikasi android Ccleaner hanyalah aplikasi yang berjalan di desktop atau komputer saja. Karena merasa aplikasi CCleaner ini banyak di butuhkan orang dan kinerjanyapun juga sangat memuaskan maka diputuskan lah aplikasi CCleaner ini untuk masuk dan ikut meramaikan di Play Store.

Untuk respon masyarakat sendiri lumayan menyambut positif akan kedatangan aplikasi CCleaner di android. Terbukti baru 1 minggu  berada di Play Store sudah bisa mencapai sekitar 1000 user lebih yang telah menguduh aplikasi android yang satu ini.

Cara Paling Mudah Menggunakan CCleaner di Android Anda agar Smartphone Tidak Lemot
Cara Menggunakan CCleaner di Android
Kali ini kami  akan mencoba membahas  mengenai cara simple dan mudah menggunakan CCleaner  agar smartphone anda kondisinya tetap prima dan tidak mudah Lemot dan Panas.

Berikut fitur-fitur menarik yang disediakan oleh aplikasi android  Ccleaner yang sangat membantu sekali dalam mogoptimalkan smartphone anda :

  • Membersihkan Cache atau file-file sampah yang di hasilkan aplikasi lain, histori browser, folder download, clipboard dan lain sebagainya.
  • Menghapus call logs dan SMS satu per satu atau  seluruhnya yang dapat memberatkan smartphone anda.
  • Menguninstall beberapa aplikasi yang tidak penting  sekaligus dengan mudah.
  • Membersihkan file-file besar yang kurang penting seperti video Apk dan sebainya.
  • Tampilan atau interface Simple, dan user friendly sehingga mudah digunakan oleh semua orang.
Anda bisa mendapatkan aplikasi android Ccleaner ini langsung dari Play Store smartphone  anda.

Tinggal ketik saja di pencarian “CCleaner” maka otomatis anda akan langsung menemukanya perlu diigat ada banyak aplikasi serupa yang ada di Play Store cari dengan baik karena saya hanya merekomendasikan aplikasi Ccleaner saja. 

Apabila anda sudah mendapatkannya dan sudah terinstal pada smartphone anda  anda pasti berntanya-tanya ini bagai mana menggunakannya? Kapan saya harus menggunakan aplikasi ini? Jika salah penggunaan nya apa yang bakal terjadi dengan smartphnoe saya?

Tenang saya tidakhanya memberi aplikasi CCleaner  saja. Saya juga akan menjelaskan secara singkat dan jelas cara penggunaan aplikasi andoid Ccleaner ini.

Berikut cara menggunakan CCleaner  

# 1. Buka aplikasi android  Ccleaner  lalu Analisis Smartphone anda

Cara Paling Mudah Menggunakan CCleaner di Android Anda agar Smartphone Tidak Lemot
Cara Menggunakan CCleaner di Android
Nah apabila aplikasi  Ccleaner telah dibuka, lakukan analisis  sistem dengan cara menekan tombol “Analyze” maka secara otomatis Ccleaner akan menganalisis dan mencari file-file yang dapat memberatkan smartphone anda..

Tunggu beberapa saat sistem sekitar 3-10 detik tergantung smarphone nya apabila sering dibersihkan menggunakan Ccleaner maka proses scaning akan cepat..

# 2.  Bersihkanlah smartphone anda dengan cara memilih tombol Clean

Cara Paling Mudah Menggunakan CCleaner di Android Anda agar Smartphone Tidak Lemot
Cara Menggunakan CCleaner di Android
Setelah analisis selesai dilakukan ,maka akan tampil gambar seperti diatas . Ada beberapa kategori yang di tampilkan oleh Ccleaner  seperti Cache , Browser Histori dan lain-lain. Pilihlah dan Centang file mana yang ingin anda hapus .

Setelah itu tekan tombol “Clean” akan lebih baik lagi anda mengetahui lagi file-file apa yang ada dalam kategori itu. Caranya ketuk salah satu kategori tersebut untuk mengetahui rincian dari kategori itu.

Apabila terasa aman-aman saja lanjutkanlah pembersihan ini membutuhkan waktu kurang dari 10 detik saja setelah itu selamat sekarang smartphone anda berada dalam kondisi yang prima layaknya seperti baru pertama dibeli.

Perlu anda ingat bersihkan smartphone anda secara berkala dengan CCleaner agar anda selalu merasakan pengalaman yang lebih baik lagi dengan smarphone android anda.

Semoga bisa bermanfaat bagi teman-teman semua. Apabila ada pertanyaan atau komentar mengenai topik pembahasan yang sedang kita bahas ini. Silakan tinggalkan komentar anda pada kotak komentar yang telah kami sediakan.

Terimakasih..
setiap orang pastinya mempunyai masalah pada camera android yang blur tiba-tiba tanpa ada kesalahan yang kita lakukan, pada artikrl ini saya akan memberi solusi pada pengguma amdroid bagaimana cara mengatasi hal tersebut.
Kamera Android yang buram tentu akan membuat galau para penggemar selfie, dan ini juga bukan membuat galau saja, melainkan kita tidakbisa mengabadikan setiap moment moment yang kita ingin abadikan.
Penyebab kamera android buram sebenarnya disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya :
Lensa kamera Baret

Baretnya lensa kamera pada hp Android atau smartphone Anda memang menjadi penyebab utama buramnya kamera saat mengambil foto ataupun video. Biasanya para pengguna melakukan kecerobohan saat menyimpan smartphonenya sehingga pelindung lensa tergores. Misalnya saja pengguna sering menyimpan hp mereka pada tempat yang sempit seeprti kantong celana yang sempit.


Untuk saran agar pengaman lensa pada kamera tidak baret atau berembun, Anda bisa menggunakan aksesoris hp “flip cover” yang berguna untuk melindungi lensa kamera.  Flip Cover merupakan aksesris tambahan yang sedang buming digunakan para pengguna smartphone merek android, selain mendpatkannya gampang harga dari flip cover juga terbilang murah dan terjangkau.
Tips Tambahan Mengatasi Buramnya Kamera Andorid
Para pengguna smarphone khususnya Android juga bisa mengambil langkah membersihkan pelindung lensa kamera Android menggunakan pasta gigi dan oleskan secara perlahan, untuk mengoleskannya Ana bisa menggunakan bahan lembut seperti kain atau tisu.
Rusaknya Fungsi Kamera Sistem
Kalau hanya buram akibat pelindung lensa yang terbaret Anda belum terlalu khawatir, tapi kalau kamera buram disebabkan oleh fungsi sistem utama kamera yang rusak Anda akan dibuat kewalahan akan hal ini.  Salah satu cara mengatasi kamera buram karena rusaknya funsi sistem kamera, Salah satunya jalan adalah menganti kamera utama pada gerai service resmi android.
Jika Anda sulit menemukan gerai service android, Anda bisa mencoba langkah alternatif dibawah ini :
Buka bingkai kaca pelindung kamera.
Membuka bingkai dari kaca pelindung kamera merupakan langkah alternative untuk mengatasi kamera android yang buram.
Dalam langkah alternative ini tentunya Anda harus hati-hati, dan harus diperhatikan bahwa langkah ini merupakan langkah untuk mengatasi kamera yang buram saja.
Persiapan:
1. Persiapkan cutter yang masih tajam
2. Tisu Kain yang lembut, jangan gunakan kapas
3.  Isolatip bening
Langakah-Langkah :
1. Buka casing belakang Hp
2. Matikan Hp terlebih dahulu
3. Iris pada sisi bagian luar antara bingkai pelindung dengan tempat dudukan secara perlahan    menggunakan sisi runcing cutter, jangan menekan terlalu kuat hal ini hanya untuk melepaskan    bingkai kaca dari isolatip saja. Lakukan pada semua sisi bingkai kaca.
4. Ulangi cara pada no.3 sampai bingkai kaca terasa mudah di geser/digerakkan dan hati-hati dalam  menggunakan cutter, jangan sampai terkena pada bingkai kaca.
5. Congkel perlahan bingkai kaca menggunakan ujung cutter secara perlahan dan jangan terlalu dalam agar tidak mengenai lensa kamera kemudian lepaskan.

Selasa, 13 September 2016

Hay guys lama gak masukin postingan ni. . .
apakabar semua pasti sehat-sehat aja kan. .. ??
kali ini gue akan menposting tentang android mulai dari android pertama sampai yang terbaru sekarang. pasti banyak yang belum tau kan....
yok langsung aja kita liat. . .!!!
Disi adalah penjelasan atau tingkatan dari versi android terkecil dan terendah sampai tingkatan android tertinggi operasi sistemnya, OS tersebut sendiri adalah nama dari sebuah sistem dan fiturnya pun berbeda beda, ada yang 32 maupun 64 bit, sama halnya dengan versi pada komputer seperti windows yang tingkat kelas tertingginya adalah windows 10 pada saat ini, nah untuk android tingkatan tertinggi adalah Lollipop ke Marshmallow nanti kita bahas dari yang terendah sampai tertinggi os perangkat android.
Disinilah tonggak sejarah android berlangsung, OS Android developer resminya adalah google, seperti halnya windows namun yang mengejutkan dan anehnya adalah nama nama os tersebut sangat unik karena berdasarkan kata nama makanan, nah yang dimaksudkan google dengan memberi nama makanan adalah kesanya yang manis saat menikmatinya, sebagai urutanya saya akan memberi tau OS dari yang terendah dahulu agar anda tau sejarah android berdiri dan letak upgrade ke beberapa OS terendah sampai terbaik.

URUTAN OS ANDROID YANG TERENDAH SAMPAI YANG TERTINGGI DAN TERBAIK

OS Android v1.0 v1.1 Astro Bender (Alpha Beta)

Berdiri pada tanggal 5 november 2007 dan versi dari bender adalah perbaikan kinerja yang tercipta sebelumnya dari OS Astro Alpha, OS ini belum baik dan diresmikan upgrade dengan nama bender dari alpha tersebut dikarenakan masalah hak cipta yang bermasalah atau trademark dan tetap dengan android HTC pada awalnya, dan sampai sekarang ponsel android merek HTC tetap bertender sebagai android terbaik dan tercanggih yang digunakan oleh banyak developer selain Apple dan Samsung.

OS Android v1.5 Cupcake

Berdiri pada tanggal 30 april tahun 2009 dengan awal mula menggunakan nama makanan yang manis agar kesanya kinerjanya juga manis, disinilah awal mula pemberian nama android dengan nama makanan yang manis telah berlangsung, sehingga semua nama dari OS terbaru juga merujuk dari nama Cupcake sampai versi selanjutnya.

OS Android v1.6 Donut

Berdiri pada tanggal 15 September 2009, pembaruan versi bug dan sistem kinerja dari versi sebelumnya cupcake, fitur awal dari layar pendukung dengan lebih lebar, dan dengan desain layar yang lebih efisien dengan menambah setiap inci ukuranya.

OS Android v2.0 – 2.1 Eclair

Berdiri 26 Oktober 2009 yang tidak jauh dari versi Donut, OS ini berdiri karena menemukan pembaruan yang lebih baik dan siknifikan untuk merubah dengan versi Eclair, seperti flash kamera dan Bluetooth dengan penyempurnaan bug, yang berfokus dengan fitur tersebut, seperti multi touch dengan zoom kamera yang menarik perhatian publik, dan satu satunya yang menyediakan live wallpaper pertama yang digunakan oleh merk HTC NEXUS One versi ini.

OS Android v2.2 Frozen Yoghurt (Froyo)

Berdiri pada tanggal 20 Mei tahun 2010, dengan OS Android yang satu satunya perangkat yang banyak dilirik oleh kalangan banyak orang pada zamanya, seperti pasar smartphone MWC atau mobile world congress, persaingan terjadi dengan beberapa OS dari developer lain seperti Symbian dan Windows Mobile yang pada waktu itu masih gencar gencarnya menciptakan fitur baru.

OS Android v2.3 Gingerbread

Berdiri tanggal 6 Desember pada tahun 2010 tepatnya Gingerbread dirilis, Nexus S dari samsung sebagai langkah awal yang mengusung OS ini, persaingan OS samsung seri S dengan OS dari produk Blackberry yang masih bersiteru memperoleh peringkat terbaik.

Galaxy series yang lebih dominan dan dipercaya bisa bersaing pada era maraknya Blackberry dan satu satunya yang bisa mempopulerkan kinerja OS Android pertama yang dapat mengalahkan BB pada eranya, disinilah awal pecinta smartphone sedang melakukan penilaian dan peninjauan fitur.


OS Android v3.0 – 3.2 Honeycomb

Berdiri 10 Mei 2011 dengan maraknya mulai muncul pertama kali produk tablet, honeycomb berdiri memiliki tujuan untuk mengalahkan Blackberry pada masanya dengan menciptakan ponsel pertama mode tab yang lebih besar ukuran layarnya.

OS Android v4.0 Ice Cream Sandwich

Berdiri 16 Desember 2011yang diciptakan khusus rujukan kesempurnaan dari versi sebelumnya yaitu honeycomb, pengoptimalan tablet dan dapat di instal dengan android yang lain yang mendukung, kelebihanya adalah user interface dari tampilanya sudah terlihat, lebih efisien dan menakjubkan dan lebih dominan dibanding yang dahulu, lebih efisien elegan dan berkelas mahal apalagi pengoptimalan dari multitasking yang mendukung.

Google Nexus dan HTC yang mempromosikan dan memperkenalkan kinerja terbaru setiap OS Android telah diciptakan, dan dipercaya kedua merk tersebut mengusung fitur fitur terbaru OS Android yang bisa mendobrak pasar demi persaingan dengan Blackberry.

OS Android v4.1 4.3 Jelly Bean

Jelly Bean berdiri 9 juli 2012 untuk memperkenalkan versinya ke v4.1 tepatnya 27 juni sebagai penyempurnaanya, ASUS yang diberi kepercayaan Nexus 7 generasi 1 atau pertama, dengan mengusung perangkat tablet versi Jelly Bean marak dan sering update pada versi ke 4.1, 4.2 sampai 4.3, banyak smartphone yang mendukung dan mempromosikan OS ini dari beberapa merk ternama, seperti LG + Nexus dan lan sebagainya.

Pada waktu itu ASUS telah merilis dan ingin memperbaharui pada generasi kedua dari nexus dan menciptakan kinerja yang lebih baik dengan nexus terutama pada kamera belakang.

OS Android v4.4 Kitkat

Kitkat bertender dengan nama sendiri dari pembaruan fitur jelly bean, berbeda dengan versi sebelumnya, nama kitkat lebih terlihat percaya diri meski versi tidak jauh dari jelly bean, seperti yang kalian tau nama kitkat berasal dari wafel coklat dan pihak google sendiri merujuk ke perusahaan tersebut untuk meminta izin memberi nama OS dengan nama kitkat agar lebih mudah di ingat dengan kesan manisnya.

Keunggulanya adalah langkah awal dengan memasang RAM pada android sebesar 512 MB sudah bisa instal dan lebih makyus, sangat jauh dengan jelly bean yang sekurang kurangnya adalah 756 MB untuk instalasinya.

OS Android v5.0 5.1  v5.1.1 Lollipop

Berdiri 15 oktober 2014 perubahan besar UI dan strategi fitur yang jauh dari sebelumnya, OS ini banyak terpasang pada android terbaru dari merk seperti ASUS, LENOVO, NEXUS dan masih banyak lagi, pendukung 64 bit setara dengan instalasi pada RAM 3 sampai 4GB yang mumpuni, sangat pantas jika OS ini adalah dikategorikan sebagai perubahan besar yang terjadi pada Android sampai sekarang.


OS Android v6.0 Marshmallow

Jenis OS ini adalah terbaik dan impian dari Android untuk menciptakan nama dari versi ini, banyak sekali android yang mendukung untuk upgrade asalkan berasal dari OS Lollipop, seperti asus zenfone 2 sudah bisa merujuk untuk marshmallow, banyak android yang menyediakan upgrade versi terdahulu ke versi ini dikarenakan vendor masih memperindah fiturnya dan masih misteri kenggulanya, namun saya dapat bocoran bahwa marshmallow akan menyediakan fitur unik yang akan diunggah ke versinya seperti berikut.


OS Android v7.0

Janji Google yang akan secara konsisten menyuguhkan update untuk perangkat Android One benar-benar dilakukan. Buktinya platform ponsel murah Google ini lebih dulu kebagian update Android Nougat.

Berarti selisihnya cuma beberapa hari saja setelah sebelumnya Android Nougat hadir untuk Nexus 6P. Tapi memang tak semua perangkat Android One yang kebagian. Awalnya update Android Nougat baru akan meluncur untuk Cherry Mobile G1.

Untuk pengguna ponsel Android One lainnya cukup bersabar sedikit, karena disinyalir update Android Nougat sudah akan hadir sekitar dua minggu setelah kemunculannya di Cherry Mobile G1. Di Indonesia sendiri ada empat ponsel Android One yang beredar, antara lain adalah Evercoss One X, Mito Impact One, Infinix One Hot 2, dan Nexus Journey One.

Seperti biasa, update Android Nougat hadir melalui jalur Over-The-Air (OTA). Tapi pastikan kuota data pengguna mencukupi karena ukuran update-nya lumayan besar, mencapai 750 MB. Jadi akan lebih baik kalau pembaruan dilakukan di sambungan WiFi agar tak menguras kuota data.

Sejumlah improvisasi dijanjikan Google di Android Nougat ini. Di antaranya adalah kemampuan multitasking lewat tampilan multi-windows, pilihan daftar emoji baru, dan daya tahan baterai yang diklaim jadi lebih baik ketika menggunakan versi paling baru OS Android ini.

Minggu, 12 Juni 2016

 DES works by using the same key to encrypt and decrypt a message, so both the sender and the receiver must know and use the same private key. Once the go-to, symmetric-key algorithm for the encryption of electronic data, DES has been superseded by the more secure Advanced Encryption Standard (AES) algorithm.

Originally designed by researchers at IBM in the early 1970s, DES was adopted by the U.S. government as an official Federal Information Processing Standard (FIPS) in 1977 for the encryption of commercial and sensitive yet unclassified government computer data. It was the first encryption algorithm approved by the U.S. government for public disclosure. This ensured that DES was quickly adopted by industries such as financial services, where the need for strong encryption is high. The simplicity of DES also saw it used in a wide variety of embedded systems, smart cards, SIM cards and network devices requiring encryption like modems, set-top boxes and routers.

DES key length and brute-force attacks

The Data Encryption Standard is a block cipher, meaning a cryptographic key and algorithm are applied to a block of data simultaneously rather than one bit at a time. To encrypt a plaintext message, DES groups it into 64-bit blocks. Each block is enciphered using the secret key into a 64-bit ciphertext by means of permutation and substitution. The process involves 16 rounds and can run in four different modes, encrypting blocks individually or making each cipher block dependent on all the previous blocks. Decryption is simply the inverse of encryption, following the same steps but reversing the order in which the keys are applied. For any cipher, the most basic method of attack is brute force, which involves  trying each key until you find the right one. The length of the key determines the number of possible keys -- and hence the feasibility -- of this type of attack. DES uses a 64-bit key, but eight of those bits are used for parity checks, effectively limiting the key to 56-bits. Hence, it would take a maximum of 2^56, or 72,057,594,037,927,936, attempts to find the correct key.
Even though few messages encrypted using DES encryption are likely to be subjected to this kind of code-breaking effort, many security experts felt the 56-bit key length was inadequate even before DES was adopted as a standard. (There have always been suspicions that interference from the NSA weakened IBM's original algorithm). Even so, DES remained a trusted and widely used encryption algorithm through the mid-1990s. However, in 1998, a computer built by the Electronic Frontier Foundation (EFF) decrypted a DES-encoded message in 56 hours. By harnessing the power of thousands of networked computers, the following year EFF cut the decryption time to 22 hours.
Apart from providing backwards compatibility in some instances, reliance today upon DES for data confidentiality is a serious security design error in any computer system and should be avoided. There are much more secure algorithms available, such as AES. Much like a cheap suitcase lock, DES will keep the contents safe from honest people, but it won't stop a determined thief.

Successors to DES

Encryption strength is directly tied to key size, and 56-bit key lengths have become too small relative to the processing power of modern computers. So in 1997, the National Institute of Standards and Technology (NIST) announced an initiative to choose a successor to DES; in 2001, it selected the Advanced Encryption Standard as a replacement. The Data Encryption Standard (FIPS 46-3) was officially withdrawn in May 2005, though Triple DES (3DES) is approved through 2030 for sensitive government information. 3DES performs three iterations of the DES algorithm; if keying option number one is chosen, a different key is used each time to increase the key length to 168 bits. However, due to the likelihood of a meet-in-the-middle attack, the effective security it provides is only 112 bits. 3DES encryption is obviously slower than plain DES.

TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) jika diterjemahkan adalah Protokol Kendali Transmisi/Protokol Internet, adalah gabungan dari protokol TCP (Transmission Control Protocol) dan IP (Internet Protocol) sebagai sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan internet yang akan memastikan pengiriman data sampai ke alamat yang dituju. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini, karena protokol ini mampu bekerja dan diimplementasikan pada lintas perangkat lunak (software) di berbagai sistem operasi Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack.
Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.
Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu, mengingat semakin banyaknya kebutuhan terhadap jaringan komputer dan Internet. Pengembangan ini dilakukan oleh beberapa badan, seperti halnya Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB), dan Internet Engineering Task Force (IETF). Macam-macam protokol yang berjalan di atas TCP/IP, skema pengalamatan, dan konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut sebagai Request for Comments (RFC) yang dikeluarkan oleh IETF.
 Dalam arsitektur jaringan komputer, terdapat suatu lapisan-lapisan (layer) yang memiliki tugas spesifik serta memiliki protokol tersendiri. ISO (International Standard Organization) telah mengeluarkan suatu standard untuk arsitektur jaringan komputer yang dikenal dengan nama Open System Interconnection (OSI). Standard ini terdiri dari 7 lapisan protokol yang menjalankan fungsi komunikasi antara 2 komputer.
Dalam TCP/IP hanya terdapat 5 lapisan sbb :
1.       Physical Layer (lapisan fisik) merupakan lapisan terbawah yang mendefinisikan besaran fisik seperti media komunikasi, tegangan, arus, dsb. Lapisan ini dapat bervariasi bergantung pada media komunikasi pada jaringan yang bersangkutan. TCP/IP bersifat fleksibel sehingga dapat mengintegralkan berbagai jaringan dengan media fisik yang berbeda-beda.
2.       Network Access Layer mempunyai fungsi yang mirip dengan Data Link layer pada OSI. Lapisan ini mengatur penyaluran data frame-frame data pada media fisik yang digunakan secara handal. Lapisan ini biasanya memberikan servis untuk deteksi dan koreksi kesalahan dari data yang ditransmisikan. Beberapa contoh protokol yang digunakan pada lapisan ini adalah X.25 jaringan publik, Ethernet untuk jaringan Etehernet, AX.25 untuk jaringan Paket Radio dsb.
3.       Internet Layer mendefinisikan bagaimana hubungan dapat terjadi antara dua pihak yang berada pada jaringan yang berbeda seperti Network Layer pada OSI. Pada jaringan Internet yang terdiri atas puluhan juta host dan ratusan ribu jaringan lokal, lapisan ini bertugas untuk menjamin agar suatu paket yang dikirimkan dapat menemukan tujuannya dimana pun berada. Oleh karena itu, lapisan ini memiliki peranan penting terutama dalam mewujudkan internetworking yang meliputi wilayah luas (worldwide Internet). Beberapa tugas penting pada lapisan ini adalah:
·         Addressing, yakni melengkapi setiap datagram dengan alamat Internet dari tujuan. Alamat pada protokol inilah yang dikenal dengan Internet Protocol Address ( IP Address). Karena pengalamatan (addressing) pada jaringan TCP/IP berada pada level ini (software), maka jaringan TCP/IP independen dari jenis media dan komputer yang digunakan.
·         Routing, yakni menentukan ke mana datagram akan dikirim agar mencapai tujuan yang diinginkan. Fungsi ini merupakan fungsi terpenting dari Internet Protocol (IP). Sebagai protokol yang bersifat connectionless, proses routing sepenuhnya ditentukan oleh jaringan. Pengirim tidak memiliki kendali terhadap paket yang dikirimkannya untuk bisa mencapai tujuan. Router-router pada jaringan TCP/IP lah yang sangat menentukan dalam penyampaian datagram dari penerima ke tujuan.
4.       Transport Layer mendefinisikan cara-cara untuk melakukan pengiriman data antara end to end host secara handal. Lapisan ini menjamin bahwa informasi yang diterima pada sisi penerima adalah sama dengan informasi yang dikirimkan pada pengirim. Untuk itu, lapisan ini memiliki beberapa fungsi penting antara lain :
·         Flow Control. Pengiriman data yang telah dipecah menjadi paket-paket tersebut harus diatur sedemikian rupa agar pengirim tidak sampai mengirimkan data dengan kecepatan yang melebihi kemampuan penerima dalam menerima data.
·         Error Detection. Pengirim dan penerima juga melengkapi data dengan sejumlah informasi yang bisa digunakan untuk memeriksa data yang dikirimkan bebas dari kesalahan. Jika ditemukan kesalahan pada paket data yang diterima, maka penerima tidak akan menerima data tersebut. Pengirim akan mengirim ulang paket data yang mengandung kesalahan tadi. Namun hal ini dapat menimbulkan delay yang cukup berarti.
Pada TCP/IP, protokol yang dipergunakan adalah Transmission Control Protocol (TCP) atau User Datagram Protocol ( UDP ). TCP dipakai untuk aplikasi-aplikasi yang membutuhkan keandalan data, sedangkan UDP digunakan untuk aplikasi yang membutuhkan panjang paket yang pendek dan tidak menuntut keandalan yang tinggi. TCP memiliki fungsi flow control dan error detection dan bersifat connection oriented. Sebaliknya pada UDP yang bersifat connectionless tidak ada mekanisme pemeriksaan data dan flow control, sehingga UDP disebut juga unreliable protocol. Untuk beberapa hal yang menyangkut efisiensi dan penyederhanaan, beberapa aplikasi memilih menggunakan UDP sebagai protokol transport. Contohnya adalah aplikasi database yang hanya bersifat query dan response, atau aplikasi lain yang sangat sensitif terhadap delay seperti video conference. Aplikasi seperti ini dapat mentolerir sedikit kesalahan (gambar atau suara masih bisa dimengerti), namun akan tidak nyaman untuk dilihat jika terdapat delay yang cukup berarti.
5.       Application Layer merupakan lapisan terakhir dalam arsitektur TCP/IP yang berfungsi mendefinisikan aplikasi-aplikasi yang dijalankan pada jaringan. Karena itu, terdapat banyak protokol pada lapisan ini, sesuai dengan banyaknya aplikasi TCP/IP yang dapat dijalankan. Contohnya adalah SMTP ( Simple Mail Transfer Protocol ) untuk pengiriman e-mail, FTP (File Transfer Protocol – Mengenal File Transfer Protokol (FTP)) untuk transfer file, HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) untuk aplikasi web, NNTP (Network News Transfer Protocol) untuk distribusi news group dan lain-lain. Setiap aplikasi pada umumnya menggunakan protokol TCP dan IP, sehingga keseluruhan keluarga protokol ini dinamai dengan TCP/IP.
     Demikian artikel kali ini seputar layer-layer yang ada pada TCP/IP. Semoga bermanfaat.


Advance Encryption Standard (AES)

Advanced Encryption Standard (AES) merupakan algoritma cryptographic yang dapat digunakan untuk mengamankan data. Algoritma AES adalah blok chipertext simetrik yang dapat mengenkripsi  (encipher) dan dekripsi (decipher) info rmasi. Enkripsi merubah data yang tidak dapat lagi dibaca disebut ciphertext; sebaliknya dekripsi adalah merubah ciphertext data menjadi bentuk semula yang kita kenal sebagai plaintext.
AES (Advanced Encryption Standard) adalah lanjutan dari algoritma enkripsi standar DES (Data Encryption Standard) yang masa berlakunya dianggap telah usai karena faktor keamanan. Kecepatan komputer yang sangat pesat dianggap sangat membahayakan DES, sehingga pada tanggal 2 Maret tahun 2001 ditetapkanlah algoritma baru Rijndael sebagai AES.

Metode Algoritma AES
Algoritma Rijndael kemudian dikenal dengan Advanced Encryption Standard (AES). Setelah mengalami beberapa proses standardisasi oleh NIST, Rijndael kemudian diadopsi menjadi standard algoritma kriptografi secara resmi pada 22 Mei 2002. Pada 2006, AES merupakan salah satu algoritma terpopuler yang digunakan dalam kriptografi kunci simetrik.
AES ini merupakan algoritma block cipher dengan menggunakan sistem permutasi dan substitusi (P-Box dan S-Box) bukan dengan jaringan Feistel sebagaiman block cipher pada umumnya. Jenis AES terbagi 3, yaitu :
1.AES-128
2.AES-192
3.AES-256

Pengelompokkan jenis AES ini adalah berdasarkan panjang kunci yang digunakan. Angka-angka di belakang kata AES menggambarkan panjang kunci yang digunakan pada tipa-tiap AES. Selain itu, hal yang membedakan dari masing-masing AES ini adalah banyaknya round yang dipakai. AES-128 menggunakan 10 round, AES-192 sebanyak 12 round, dan AES-256 sebanyak 14 round.
Garis besar Algoritma Rijndael yang beroperasi pada blok  128-bit dengan kunci 128-bit adalah sebagai berikut (di luar proses pembangkitan round key):
1.     AddRoundKey: melakukan XOR antara state awal (plainteks) dengan cipher key. Tahap ini disebut juga initial round.
2.    Putaran sebanyak Nr – 1 kali. Proses yang dilakukan pada setiap putaran adalah:
a.       SubBytes: substitusi byte dengan menggunakan tabel substitusi (S-box).
b.      ShiftRows: pergeseran baris-baris array state secara wrapping.
c.       MixColumns: mengacak data di masing-masing kolom array state.
d.      AddRoundKey: melakukan XOR antara state sekarang round key.
3.      Final round: proses untuk putaran terakhir:
a.      SubBytes
b.      ShiftRows
c.       AddRoundKey
AES memiliki ukuran block yang tetap sepanjang 128 bit dan ukuran kunci sepanjang 128, 192, atau 256 bit. Berdasarkan ukuran block yang tetap, AES bekerja pada matriks berukuran 4x4 di mana tiap-tiap sel matriks terdiri atas 1 byte (8 bit). Sedangkan Rijndael sendiri dapat mempunyai ukuran matriks yang lebih dari itu dengan menambahkan kolom sebanyak yang diperlukan.
Blok chiper tersebut dalam pembahasan ini akan diasumsikan sebagai sebuah kotak. Setiap plainteks akan dikonversikan terlebih dahulu ke dalam blok-blok tersebut dalam bentuk heksadesimal. Barulah kemudian blok itu akan diproses dengan metode yang akan dijelaskan. Secara umum metode yang digunakan dalam pemrosesan enkripsi dalam algoritma ini dapat dilihat melalui gambar berikut:
Gambar diagram AES


1. ADD ROUND KEY
Add Round Key pada dasarnya adalah mengkombinasikan chiper teks yang sudah ada dengan chiper key yang chiper key dengan hubungan XOR. Bagannya bisa dilihat pada gambar 


Pada gambar tersebut di sebelah kiri adalah chiper teks dan sebelah kanan adalah round key nya. XOR dilakukan per kolom yaitu kolom-1 chiper teks di XOR dengan kolom-1 round key dan seterusnya.
2. SUB BYTES
Prinsip dari Sub Bytes adalah menukar isi matriks/tabel yang ada dengan matriks/tabel lain yang disebut dengan Rijndael S-Box. Di bawah ini adalah contoh Sub Bytes dan Rijndael S-Box.


Gambar ilustrasi Sub-Bytes


Pada ilustrasi Sub Bytes diatas, di sana terdapat nomor kolom dan nomor baris. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tiap isi kotak dari blok chiper berisi informasi dalam bentuk heksadesimal yang terdiri dari dua digit, bisa angka-angka, angka-huruf, ataupun huruf-angka yang semuanya tercantum dalam Rijndael S-Box. Langkahnya adalah mengambil salah satu isi kotak matriks, mencocokkannya dengan digit kiri sebagai baris dan digit kanan sebagai kolom. Kemudian dengan mengetahui kolom dan baris, kita dapat mengambil sebuah isi tabel dari Rijndael S-Box. Langkah terakhir adalah mengubah keseluruhan blok chiper menjadi blok yang baru yang isinya adalah hasil penukaran semua isi blok dengan isi langkah yang disebutkan sebelumnya.

3. SHIFT ROWS
Shift Rows seperti namanya adalah sebuah proses yang melakukan shift atau pergeseran pada setiap elemen blok/tabel yang dilakukan per barisnya. Yaitu baris pertama tidak dilakukan pergeseran, baris kedua dilakukan pergeseran 1 byte, baris ketiga dilakukan pergeseran 2 byte, dan baris keempat dilakukan pergeseran 3 byte. Pergeseran tersebut terlihat dalam sebuah blok adalah sebuah pergeseran tiap elemen ke kiri tergantung berapa byte tergesernya, tiap pergeseran 1 byte berarti bergeser ke kiri sebanyak satu kali.

4. MIX COLUMNS
Yang terjadi saat Mix Column adalah mengalikan tiap elemen dari blok chiper dengan matriks yang ditunjukkan oleh Gambar 11. Tabel sudah ditentukan dan siap pakai. Pengalian dilakukan seperti perkalian matriks biasa yaitu menggunakan dot product lalu perkalian keduanya dimasukkan ke dalam sebuah blok chiper baru. Ilustrasi dalam gambar 12 akan menjelaskan mengenai bagaimana perkalian ini seharusnya dilakukan. Dengan begitu seluruh rangkaian proses yang terjadi pada AES telah dijelaskan dan selanjutnya adalah menerangkan mengenai penggunaan tiap-tiap proses tersebut.

Tabel untuk mix columns
Gambar ilustrasi mix columns

5. DIAGRAM ALIR AES
Kembali melihat diagram yang ditunjukkan oleh Gambar 6. Seperti yang terlihat semua proses yang telah dijelaskan sebelumnya terdapat pada diagram tersebut. Yang artinya adalah mulai dari ronde kedua, dilakukan pengulangan terus menerus dengan rangkaian proses Sub Bytes, Shift Rows, Mix Columns, dan Add Round Key, setelah itu hasil dari ronde tersebut akan digunakan pada ronde berikutnya dengan metode yang sama. Namun pada ronde kesepuluh, Proses Mix Columns tidak dilakukan, dengan kata lain urutan proses yang dilakukan adalah Sub Bytes, Shift Rows, dan Add Round Key, hasil dari Add Round Key inilah yang dijadikan sebagai chiperteks dari AES.

Dengan mengetahui semua proses yang ada pada AES, maka kita dapat menggunakannya dalam berbagai contoh kasus yang muncul di kehidupan sehari-hari.
Implementasi Advanced Encryption Standard
AES atau algoritma Rijndael sebagai salah satu algoritma yang penting tentu memiliki berbagai kegunaan yang sudah diaplikasikan atau diimplementasikan di kehidupan sehari-hari yang tentu saja membutuhkan suatu perlindungan atau penyembunyian informasi di dalam prosesnya.
Salah satu contoh penggunaan AES adalah pada kompresi 7-Zip. Salah satu proses di dalam 7-Zip adalah mengenkripsi isi dari data dengan menggunakan metode AES-256. Yang kuncinya dihasilkan melalui fungsi Hash. Perpaduan ini membuat suatu informasi yang terlindungi dan tidak mudah rusak terutama oleh virus yang merupakan salah satu musuh besar dalam dunia komputer dan informasi karena sifatnya adalah merusak sebuah data.
Hal yang serupa digunakan pada WinZip sebagai salah satu perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan kompresi. Tapi prinsip kompresi pun tidak sama dengan prinsip enkripsi. Karena kompresi adalah mengecilkan ukuran suatu data, biasanya digunakan kode Huffman dalam melakukan hal tersebut. Contoh penggunaan lain adalah pada perangkat lunak DiskCryptor yang kegunaannya adalah mengenkripsi keseluruhan isi disk/partisi pada sebuah komputer. Metode enkripsi yang ditawarkan adalah menggunakan AES-256, Twofish, atau Serpent.

About

BTemplates.com

Diberdayakan oleh Blogger.

My Motto

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Search This Blog

Pages - Top Menu

Translate

Pages

Blogger templates

Pages

Blogger templates

BTemplates.com

Popular Posts